Halalbihalal MKKS SMP Negeri, Wabup Malang Soroti Kompetensi Kepribadian Kepala Sekolah
KEPANJEN – Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, menghadiri Halalbihalal Keluarga Besar Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kabupaten Malang di SMP Negeri 1 Kepanjen, Rabu (15/4) pagi.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Malang, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Camat Kepanjen beserta Forkopimcam Kepanjen, serta Ketua dan Pengurus MKKS SMP Negeri Kabupaten Malang.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Malang menyampaikan bahwa momentum Halalbihalal tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan saling bermaaf-maafan, tetapi juga sebagai sarana muhasabah diri serta refleksi dalam menjalankan amanah, khususnya sebagai pemimpin di lingkungan pendidikan.
“Halalbihalal ini hendaknya kita maknai lebih dalam, bukan sekadar tradisi, tetapi juga sebagai momentum untuk mengevaluasi diri, sejauh mana kita telah menjalankan tanggung jawab sebagai kepala sekolah dalam membentuk generasi yang unggul dan berkarakter,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Wabup Malang menekankan bahwa tema kegiatan “Peningkatan Kompetensi Kepribadian dan Kompetensi Sosial Kepala Sekolah untuk Mewujudkan Pendidikan Bermutu Malang Makmur” memiliki makna yang sangat penting dalam pembangunan dunia pendidikan.
“Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, sarana prasarana, maupun kemajuan teknologi, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas pribadi dan kemampuan sosial seorang kepala sekolah sebagai pemimpin,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kepala sekolah harus memiliki kompetensi kepribadian yang kuat, meliputi integritas, kejujuran, keteladanan, kedewasaan dalam menyikapi persoalan, kestabilan emosi, serta komitmen moral yang tinggi.
“Kepala sekolah harus mampu menjadi role model. Ketika pemimpin disiplin, maka guru akan mengikuti. Ketika pemimpin menunjukkan akhlak yang baik, maka siswa pun akan meneladani. Sebaliknya, jika kepribadian pemimpin lemah, akan sulit membangun budaya sekolah yang positif,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Wabup Malang menegaskan bahwa esensi utama pendidikan adalah pembentukan karakter, sehingga kepala sekolah harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berintegritas dan berkarakter.
“Pendidikan sejatinya adalah tentang membentuk karakter. Oleh karena itu, kepala sekolah harus hadir sebagai pemimpin yang mampu memberi teladan dan menginspirasi, demi terwujudnya pendidikan yang bermutu menuju Malang Makmur,” pungkasnya. (prokopim/dhe)